Ksatria Kecilku


Selepas malam dirundung temaram…
Di sela peluh dan penat yang menyelimuti tubuhku…
Saat angin malam membasuh wajah lusuhku…
Saat sinar rembulan menjadi saksi atas segala keresahanku…

Tersentak kalbu mengingat tawa lepas dari wajah mungilmu…
Tertetes riak air mataku mengenang canda tawa tingkah polosmu…
Seperti roh halus rindu merasuki tubuhku…
Dan kau lecutkan lagi butir – butir asa…
Kau malaikat kecil yang slalu menguatkan kala aku terhimpit kerasnya dunia…
Kau lenyapkan luka dan kesedihan menjadi senyum dan kebahagiaan…

Maafkan ayahmu nak…
Yang jauh pergi darimu mencari mimpi yang tak menentu…
Yang meninggalkanmu untuk segala sesuatu yang mungkin bisa membahagiakanmu…
Percayalah suatu saat nanti, Ayah akan slalu mendampingimu…
Do’akan ayah nak…
Semangati ayah nak…
Dengan semua hati tulusmu…

Tuhan akan slalu melindungimu…
Saat aku tak bisa sama sekali mendekapmu kala dingin menerpamu…
Jadilah ksatria yang menaklukan munafiknya jaman saat kau dewasa nanti…
Jadilah ksatria tanpa tedeng aling – aling kegermelapan duniawimu…
Jadilah ksatria sederhana yang menjadi penolong orang lemah disekitarmu…

Bangunlah semua hal yang kau impikan nak…
Dari tangan kecilmu, dari wajah mungilmu…
Suatu hari buatlah ayah bangga dengan karyamu…

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s