Untukmu Sisa Hidupku


Seraut wajah di temaram senja…
Yang mengalirkan nafas dalam denting hidupku…
Menguatkan lagi jantungku yang hampir tak berfungsi…
Disaat aku menyadari bahwasanya aku sudah mati…
Disana aku menemukanmu untuk menyambung helai demi helai kehidupanku lagi…

Aku hanya raga tak berjiwa sebelum bersamamu…
Aku hanya serangga buta di kesunyian…
Mencari kehidupan di dinginya hati yang tlah membeku…
Meniti hari dengan langkah gontai di balik kehidupan palsuku…
Hingga saat Tuhan mengirimkanmu kehidupku…
Hingga saat Tuhan menghidupkanku lagi dengan dirimu….

Tanpamu aku bukanlah kehidupan…
Tanpamu aku bukanlah raga yang bernyawa..
Tanpamu aku hanyalah debu yang tenggelam di dasar samudera kehidupan….
Tanpamu aku hanyalah bulir air mata yang mencari tempat untuk menetes…

Aku sadar suatu nanti aku akan mati….
Dan abadi atas makna kematian itu….
Dan jika aku bisa memohon satu saja kepadamu…
Aku ingin di pelukanmu saat kematian itu menjemputku….
Agar aku damai…
Agar aku bisa menikmati akhir dari nafasku…

Untukmu sisa hidupku….

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s